Berita Islam Terkini
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Donasi
Berita Islam TerkiniBerita Islam Terkini
Aa
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Cari Berita
  • Beranda
  • Info Islami
  • Hukum Islam
  • Tokoh
  • Keutamaan
  • Khazanah
  • Hikmah
Follow US

Home - manusia suka mengeluh - Mengapa Manusia Suka Mengeluh? Ini Dia Penjelasannya

Info Islami

Mengapa Manusia Suka Mengeluh? Ini Dia Penjelasannya

Anisa Lutfia Yasmin
Last updated: 2024/12/02 at 11:44 AM
Anisa Lutfia Yasmin
Share
Mengapa Manusia Suka Mengeluh? Ini Dia Penjelasannya
SHARE

BERITAISLAM.COM – Manusia adalah makhluk yang penuh dinamika, memiliki akal dan emosi yang membuatnya unik dibandingkan ciptaan Allah lainnya. Namun, ada sifat manusia yang sering kali muncul dalam berbagai situasi yaitu manusia suka mengeluh. Dalam Al-Qur’an, sifat ini bahkan disebutkan secara jelas dalam QS Al-Ma’arij ayat 19. Lalu, apa sebenarnya makna ayat ini, dan bagaimana cara kita sebagai manusia mengatasi sifat tersebut agar menjadi pribadi yang lebih baik? 

Contents
Mengapa Manusia Suka Mengeluh?Solusi Mengatasi Sifat Suka MengeluhManfaat Menghilangkan Sifat Suka Mengeluh

Mengapa Manusia Suka Mengeluh?

Dalam Al-Quran yaitu pada QS Al-Ma’arij ayat 19 yang berbunyi : 

 اِنَّ الْاِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوْعًاۙ

Artinya : “Sesungguhnya manusia diciptakan dengan sifat keluh kesah lagi kikir.”

Ayat tersebut mengungkapkan bahwa sifat manusia suka mengeluh adalah bagian dari fitrah manusia. Sifat ini muncul karena manusia sering kali merasa cemas, takut, atau tidak puas ketika menghadapi cobaan hidup. Kata “keluh kesah” diartikan sebagai sikap tidak sabar menghadapi kesulitan dan ketidakpuasan meskipun telah diberi nikmat. Ini menunjukkan bahwa manusia memiliki kecenderungan untuk melihat sisi negatif dari suatu keadaan, terutama ketika menghadapi ujian. Namun, bukan berarti sifat ini tidak bisa diubah. Ayat-ayat berikutnya dalam surah yang sama memberikan panduan kepada kita bagaimana mengatasi sifat keluh kesah ini. 

Terdapat beberapa alasan mengapa manusia suka mengeluh, diantaranya : 

  1. Kurangnya Kesadaran tentang Nikmat Allah

Salah satu alasan utama manusia suka mengeluh adalah karena fokus pada apa yang tidak dimiliki, bukan pada apa yang telah diberikan oleh Allah. Padahal, nikmat Allah tak terhitung jumlahnya, seperti kesehatan, keluarga, atau rezeki yang cukup.

  1. Kurangnya Tawakal

Sifat manusia suka mengeluh sering kali muncul dari rasa kurang percaya bahwa Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita. Ketika kita tidak bertawakal, kita cenderung merasa khawatir berlebihan terhadap masa depan.

  1. Godaan Syaitan

Syaitan senantiasa membisikkan rasa tidak puas dalam hati manusia, sehingga mereka merasa apa yang dimiliki selalu kurang. Ini membuat manusia lupa untuk bersyukur dan lebih sering mengeluh.

Solusi Mengatasi Sifat Suka Mengeluh

Islam memberikan panduan untuk mengatasi sifat manusia suka mengeluh satu ini, sebagaimana dijelaskan dalam ayat-ayat lanjutan QS Al-Ma’arij (ayat 20-35). Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kita lakukan:

  1. Tawakal kepada Allah

Dalam QS Al-Ma’arij ayat 20, disebutkan bahwa manusia sering mengeluh ketika ditimpa kesulitan. Namun, dengan tawakal, kita belajar menerima setiap keadaan sebagai bagian dari takdir Allah yang terbaik untuk kita.

  1. Perbanyak Shalat

Dalam QS Al-Ma’arij ayat 22-23, Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang rajin shalat akan terhindar dari sifat keluh kesah. Shalat adalah sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah, menguatkan hati, dan meningkatkan rasa syukur.

  1. Bersyukur dalam Segala Keadaan

Allah berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya : “(Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”

Rasa syukur membuat kita fokus pada hal-hal positif dalam hidup, sehingga mengurangi kecenderungan untuk mengeluh.

  1. Berbuat Kebaikan dan Peduli kepada Sesama

Dalam QS Al-Ma’arij ayat 24-25, Allah menyebutkan bahwa orang-orang yang menyisihkan sebagian rezekinya untuk orang miskin dan membutuhkan adalah orang-orang yang tidak memiliki sifat keluh kesah. Membantu sesama mengajarkan kita arti empati dan mengurangi rasa kurang puas dalam hati.

  1. Melatih Kesabaran

Dalam QS Al-Ma’arij ayat 27, disebutkan bahwa sifat sabar adalah salah satu kunci untuk melawan keluh kesah. Sabar bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi menghadapi segala ujian dengan ikhtiar dan doa.

Manfaat Menghilangkan Sifat Suka Mengeluh

Terdapat beberapa manfaat jika menghilangkan sifat manusia suka mengeluh, diantaranya : 

  1. Hidup Lebih Tenang

Dengan mengurangi keluhan dan meningkatkan rasa syukur, hati akan menjadi lebih tenang. Kita tidak lagi terbebani oleh hal-hal yang sebenarnya kecil.

  1. Mendapatkan Berkah Allah

Ketika kita bersyukur dan menjauhkan diri dari keluh kesah, Allah akan melimpahkan berkah dalam hidup kita. Nikmat yang kecil terasa cukup, dan kesulitan terasa ringan.

  1. Meningkatkan Kualitas Ibadah

Mengeluh sering kali membuat hati jauh dari Allah. Dengan menghilangkan kebiasaan ini, kita lebih mudah khusyuk dalam beribadah.

  1. Hubungan Sosial yang Lebih Baik

Orang yang suka mengeluh cenderung membawa energi negatif ke lingkungannya. Sebaliknya, ketika kita berhenti mengeluh, orang lain akan lebih nyaman berinteraksi dengan kita.

Dari QS Al-Ma’arij ayat 19 mengingatkan kita bahwa sifat suka mengeluh adalah bagian dari sifat dasar manusia. Namun, kita bisa mengatasi sifat ini dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kuncinya adalah meningkatkan kesadaran akan nikmat Allah, memperkuat iman, dan melatih diri untuk sabar dan bersyukur.

Ingatlah, setiap ujian yang Allah berikan adalah bentuk kasih sayang Allah SWT agar kita menjadi hamba yang lebih kuat dan dekat kepada-Nya. Daripada mengeluh, jadikan setiap cobaan sebagai peluang untuk bertumbuh. 

Baca Juga : Jangan Disepelekan! Ini Dia Hukum Menjawab Salam yang Wajib Diketahui

TAGGED: manusia suka mengeluh, al-ma'arij ayat 19, sifat manusia suka mengeluh
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Seni Menghidupkan Sunnah di Zaman Modern Seni Menghidupkan Sunnah di Zaman Modern, Terapkan Sekarang!
Next Article 6 Tanda Cinta Allah kepada Hambanya  6 Tanda Cinta Allah kepada Hambanya 

Recent Posts

  • Hukum Menelan Dahak Saat Puasa Ramadhan, Apakah Membatalkan Puasanya? Inilah Pandangan Islam!
  • Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
  • Menikah Saat Bulan Ramadhan: Boleh atau Tidak dalam Hukum Islam?
  • Puasa Ramadhan Tanpa Sahur, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Apakah Puasanya Tetap Sah?
  • Fenomena Mokel Saat Puasa Ramadhan Tanpa Uzur Syar’i, Inilah Pandangan Islam!

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

You Might Also Like

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!
Info Islami

Kerja Keras Tanpa Henti, Namun Hati Malah Terasa Hampa dan Kosong? Inilah Penjelasannya!

4 Min Read
Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA
Info IslamiKeislaman

Peran Ulama Perempuan dalam Kultum Ramadhan: Meneladani Sosok Sayyidah Aisyah RA

4 Min Read
Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!
Info IslamiKeutamaan

Qadha Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal Terlebih Dahulu? Inilah Penjelasannya!

5 Min Read
Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya
ArtikelInfo Islami

Ingin Hidup Sehat Saat Puasa Seperti Rasulullah? Berikut Tips dan Teladannya

4 Min Read

Merentangkan Sayap Islam: Menyajikan Berita Terkini dari Berbagai Penjuru

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?