BERITAISLAM.COM – Ramadhan menjadi bulan suci yang paling dinantikan oleh seluruh muslim di dunia ini. Selain karena banyak keutamaan, bulan ini juga menjadi ajang manusia untuk berlomba dalam kebaikan dengan membangun proyek bulan Ramadhan.
Suasana pada bulan Ramadhan memang tak seperti biasanya. Sehingga banyak yang akan merindukan momentum ini kala Ramadhan telah berlalu.
Keistimewaan Bulan Ramadhan
Ramadhan merupakan bulan penuh berkah dan ampunan. Bulan ini menjadi sebab turunnya Al-Qur’an. Yang hingga kini Al-Qur’an menjadi pedoman dan petunjuk muslim dalam menghadapi setiap realita kehidupan.
Ada salah satu malam yang paling utama dan paling baik dibanding seribu bulan. Ketika malam ini, Allah mengampuni dosa setiap hambanya, mengabulkan doa orang yang meminta, serta memberikan rezeki sebelum seorang hamba meminta.
Malam ini menyimpan banyak keistimewaan yang tidak didapatkan pada malam lain. Malaikat juga akan turun untuk membawa berkah dan kedamaian. Malam ini menjadi penentu takdir manusia pada masa yang akan datang.
Tak semua muslim memiliki kesempatan untuk kembali menikmati Ramadhan. Sehingga yang masih dipertemukan patut bersyukur dengan membangun amalan dalam merealisasikan proyek bulan Ramadhan lebih baik dari tahun sebelumnya.
Membangun kebiasaan baik bukanlah hal yang mudah. Namun dengan ilmu, iman, dan ketaatan pada Allah sedikit banyaknya akan membantu memperbaiki keimanan, salah satunya bisa dimulai dengan berdzikir kepada Allah.
Seorang ulama berpendapat bahwa seseorang itu lebih membutuhkan ilmu daripada makan dan minum. Makan dan minum mungkin cukup dengan sekali atau dua kali saja dalam sehari, sedangkan ilmu membutuhkan sebanyak hembusan nafas.
Orang yang tidak berilmu seakan mengarungi dunia ini dengan hampa. Diibaratkan menyebrangi pulau yang sebenarnya bisa menggunakan akomodasi udara, ia hanya mengandalkan akomodasi darat dan laut yang jarak tempuhnya lebih lama.
Begitulah sekilas gambaran betapa ilmu amatlah penting bagi keberlangsungan hidup. Tanpa adanya ilmu, hendak dibawa kemana arah hidup muslim masa kini?
Proyek bulan Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi setiap muslim di dunia. Dalam proyek ibadah ini manusia berkomitmen untuk memaksimalkan hari dengan beramal shaleh.
Proyek Bulan Ramadhan yang Harus Dibangun
Layaknya menyambut tamu, seorang tuan rumah harus mengukur kepantasannya dalam menjamu tamu. Semakin tamu itu mulia atau memiliki kedudukan penting, maka tuan rumah akan memberikan suguhan terbaiknya.
Begitu juga dengan bulan Ramadhan, seorang muslim harus menyambut bulan ini dengan suka cita. Yang mana syukur menjadi patokan utama karena masih diberi kesempatan untuk merasakan kembali kenikmatan beribadah pada bulan Ramadhan.
Penunjang keberhasilan proyek bulan Ramadhan yang paling utama adalah seseorang harus punya niat dan tekad untuk memaksimalkan ibadah. Sehingga kelak tak sekadar semangat di awal, namun hingga akhir bulan Ramadhan.
Selain itu seseorang wajib mengimbanginya dengan ilmu. Menyempurnakan amal ibadah dengan ilmu merupakan salah satu cara yang lebih baik dalam memperbaiki kualitas ibadah. Hal ini juga mendorong keberhasilan proyek bulan Ramadhan.
Sebelum tibanya bulan Ramadhan, latih kebiasaan harian dengan menghidupkan ibadah sunnah. Seperti halnya sholat tahajjud, sholat dhuha, dzikir, shalawat, serta membaca Al-Qur’an.
Di samping persiapan rohani, seorang muslim juga harus mempersiapkan fisik dalam menghadapi setiap tantangan yang akan datang pada bulan Ramadhan. Mulai menjaga stamina tubuh dengan rutin olahraga dan makan makanan yang bergizi.
Persiapkan juga mental dan jiwa dalam menghadapi setiap tantangan yang akan hadir pada bulan Ramadhan. Jauhkan diri dari tindak laku maksiat atau menyia-nyiakan waktu pada hal tidak bermanfaat.
Dengan terbiasa menjauhi diri dari maksiat, seseorang akan merasakan bulan Ramadhan jauh lebih indah dan terasa manfaatnya dengan amal shaleh. Di samping itu juga perlu menyiapkan harta yang cukup.
Pada bulan ini, setiap amal ibadah yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya. Dengan memperbanyak sedekah, terutama pada orang yang berpuasa, Allah akan memberikannya pahala setara dengan pahala orang yang berpuasa.
Kegiatan yang bisa dilakukan dalam menyambut Ramadhan adalah dengan mengadakan kajian tematik seputar Ramadhan. Selingi juga dengan tadabbur Al-Qur’an, memahami makna yang terkandung dalam Al-Qur’an.
Menjaga kebersihan lingkungan ibadah agar nyaman dalam menghidupkan setiap amal ibadah di bulan Ramadhan. Lingkungan memiliki peran penting dalam menciptakan semangat beribadah.
Inilah beberapa kemuliaan bulan Ramadhan yang dengan ini setidaknya membantu muslim dalam mempersiapkan diri lebih baik. Langkah ini juga mampu menjadi keberhasilan proyek bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat!
