Beritaislam.com – Mungkin kita pernah berpikir mengapa Allah SWT mewajibkan hamba-Nya untuk beribadah kepada-Nya? Apakah sebenarnya memang Allah SWT membutuhkan agar bersujud kepada-Nya? Ternyata, dibalik semua aturan syariat Islam tersimpan metode penyembuhan biologis manusia yang sangat hebat.
Allah menyembuhkan kita melalui perantara ibadah dengan metode self healing untuk menjaga kesehatan kita. Lalu bagaimana cara Allah merancang itu semua? Benarkah ibadah adalah cara terbaik sebagai salah satu metode penyembuh? Mari simak lebih lanjut!
Allah Menyembuhkan Kita Melalui Ibadah
Mungkin ada kalanya iman seorang manusia bisa naik dan turun dan kita tidak menyadari sebenarnya apa fungsi kita beribadah kepada Allah? Ternyata, ibadah merupakan tombol reset bagi fisik, otak, dan jiwa manusia. Berikut ini penjelasannya!
1. Puasa
Rasulullah SAW bersabda: “Puasa adalah perisai.” (Hadits Riwayat Bukhari)
Mungkin dulunya kita berpikir jika “perisai” yang dimaksud dari hadits diatas adalah kata ganti dari pahala. Faktanya, sains modern mengungkapkan hal yang luar biasa.
Ketika perut kita menahan lapar 8 sampai 16 jam, tubuh tidak sedang menderita melainkan sedang masuk ke mode memakan diri sendiri. Racun-racun dalam tubuh akan dibersihkan dan sel-sel ada di dalam tubuh kita yang telah rusak, tua, atau mati akan didaur ulang menjadi sel baru yang lebih sehat dan bertenaga.
Inilah salah satu contoh Allah menyembuhkan kita lewat ibadah puasa. Mungkin kita hanya berpikir sekedar menahan lapar dan haus saja, ternyata Allah menjaga kita melalui puasa ini.
Banyak penelitian yang membuktikan jika puasa merupakan servis berkala yang dimana akan membersihkan sisa-sisa metabolisme supaya tidak menumpuk menjadi kanker maupun penyakit berat lainnya. Allah bukan sengaja menyuruh kita menahan lapar dan haus semata, tetapi Allah menyembuhkan dan Allah ingin kita hidup jauh lebih sehat.
2. Salat Tahajud
Allah sangat menyukai hamba-Nya yang bangun untuk salat malam atau di sepertiga malam terakhir. Jika dilihat dari penelitian menurut Andrew Huberman, seorang neuroscientist dari Stanford, di jam 03.00 hingga jam 06.00 pagi adalah waktu emas bagi otak manusia.
Di jam tersebut, bagian otak yang mengatur logika dan ketenangan manusia sedang dalam kondisi paling baik. Secara tidak langsung, Allah menyembuhkan kita lewat ibadah salat tahajud yang dimana ketika kita bersujud di malam yang hening otak kita akan dipenuhi dengan kebahagiaan.
Serotonin meningkat membuat hati kita jauh menjadi tenang, dopamin keluar dan akan memberikan rasa yang puas dan hormon stres yang ada di otak juga menurun. Tak hanya itu, aktivitas pada pusat otak yang mengatur rasa takut dan cemas bisa menghilang saat kita salat tahajud.
Maka tidak heran, jika orang yang ahli tahajud selalu terlihat teduh dan tenang karena Allah menyembuhkan dirinya melalui ibadah sebagai obat dan terapi mental yang terbaik.
3. Tilawah Al-Qur’an
Ketika sedang membaca tilawah atau mendengarkan seseorang yang melantunkan tilawah dada kita pasti akan merasa bergetar. Ternyata, itu tidak hanya sekedar perasaan melainkan ada frekuensi suara yang bekerja.
Menurut penelitian dr. Ahmed Elkadi telah membuktikan bahwa 97 persen orang yang mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an akan mengalami tingkat penurunan stres yang sangat signifikan. Lagi-lagi, Allah menyembuhkan kita lewat ibadah membaca dan mendengarkan tilawah yang mungkin saja kita anggap hal biasa saja.
Tapi faktanya, tilawah Al-Qur’an akan membuat otot-otot kita yang sebelumnya tegang menjadi rileks dan tekanan darah menjadi normal. Membaca maupun mendengarkan Al-Qur’an adalah sebuah terapi suara yang levelnya jauh lebih tinggi daripada psikologi dimanapun.
Itulah tadi pembahasan mengenai Allah menyembuhkan kita melalui perantara ibadah. Puasa dapat memperbaiki sel tubuh manusia, tahajud dapat memperbaiki kesehatan otak, dan tilawah memperbaiki frekuensi jiwa.
Sungguh, melalui hal-hal kecil seperti ibadah yang biasanya sering kita lalaikan menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan diri. Allah adalah perancang terbaik yang sesungguhnya. Semua manfaat tersebut bisa kita dapatkan secara gratis hanya dengan beribadah kepada Allah.
Baca Juga: Padang Mahsyar: Ruang Tunggu Umat Islam Sesungguhnya, Apa yang Sudah Dipersiapkan?
Penulis: Suci Wulandari
